Daniil Medvedev Taklukan Zverev di Final Paris Masters

Berita Tenis Terkini – Daniil Medvedev jadi petenis Rusia ke-4 sebagai juara Paris Masters dengan kemenangan 5-7, 6-4, 6-1 atas Alexander Zverev.

Perjalanan Daniil Medvedev Hingga Juara Paris Masters

Daniil Medvedev Juara

Di pertandingan ulang final Shanghai Masters musim kemarin, petenis berumur 24 tahun asal Rusia tingkatkan tingkat permainan di set ke-2 untuk mengubah kondisi. Dia masuk final Paris Masters musim ini dengan head to head 1-5 menantang Zverev, tapi dia amankan enam dari 7 kesempatan break poin untuk memenangi gelar kompetisi Masters 1000 ke-3 dari 4 final yang sudah dia mainkan di kompetisi tingkat itu.

Petenis rangking 5 dunia memperoleh kesempatan sevice break pertama kalinya di posisi 4-4 di set ke-2 serta menyikat gelar dari point itu dengan memenangi delapan dari 9 game paling akhir.

“Ini mengagumkan, saya betul-betul suka,” hebat Medvedev. “Saya tidak menunjukkan sesudah laga, tapi saya betul-betul suka dapat memenangi laga. Saat sebelum kompetisi ini, saya tidak ada pada keadaan terhebat saya serta bermain dengan tidak demikian jelek tiada memainkan satu final juga di musim ini.”

“Saya bahkan juga menyambat di istri saya dengan menjelaskan beberapa hal seperti saya tidak mempunyai tingkat yang tinggi, saya bahkan juga tidak memainkan satu final juga, serta saya bermain dengan demikian jelek. Pada akhirnya, saya jadi juara di Paris Masters, kompetisi yang paling saya gemari.”

Petenis favorit ke-3 tergabung dengan rekanan senegaranya, Marat Safin (2000, 2002, 2004), Nikolay Davydenko (2006), serta Karen Khachanov (2018) sebagai juara di Paris Masters. Petenis yang tampil di final pertama kalinya di musim ini, mencatat 23-10 dengan kemenangannya pada Zverev.

Petenis berumur 24 tahun masuk kompetisi Masters 1000 di Paris cukup dengan kantongi tiga kemenangan dari 8 laga paling akhir yang dia mainkan. Tapi dia mendapati tingkat terhebat di Paris dengan menaklukkan beberapa petenis andal sepeti, Kevin Anderson, Milos Raonic, Diego Schwartzman, serta Zverev, saat sebelum akhiri puasa gelar sepanjang 13 bulan.

“Saya bermain dengan betul-betul baik di kompetisi ini, khususnya di final,” lebih Medvedev. “Sesudah set pertama, saya bisa berserah sebab Sascha service serta bermain secara baik. Saya cuman bertahan serta di satu peristiwa, saya tingkatkan tingkat saya, mulai memberikannya desakan, serta hal tersebut bekerja secara baik.”

Gelar Ke-3 Berturut-Turut Zverev Dipatahkan Daniil Medvedev

Saat itu keinginan Zverev untuk mengakui gelar ke-3 secara berturut-turut untuk pertama kali gagal. Dia datang di Paris akhir musim ini dengan kantongi kemenangan gelar di dua kompetisi yang secara berturut-turut diadakan di Cologne, Jerman.

Petenis berkebangsaan Jerman tidak berhasil mengikut cara pelatihnya, David Ferrer yang memenangi gelar Paris Masters di musim 2012.

Karena kemenangan kesempatan ini, Medvedev terima 1000 point serta hadia uang sejumlah 225.210 Euro, sedang Zverev memperoleh 600 point serta hadiah uang sejumlah 150.000 Euro.