Denis Shapovalov Tembus Semifinal Italian Open

Turnamen TenisDenis Shapovalov kantongi kemenangan ke-100 di kompetisi ATP habis mengaramkan Grigor Dimitrov dengan 6-2, 3-6, 6-2 di perempatfinal Italian Open, Roma.

Petenis berkebangsaan Kanada sekarang mencatatkan 5-0 di perempatfinal turnamen Masters 1000 sesudah mengeleminasi semifinalis Italian Open musim 2014, Dimitrov dalam tempo 1 jam 51 menit serta dia mencatat 9-2 semenjak turnamen ATP diteruskan pada bulan kemarin.

Kekaguman Pada Grigor Dimitrov

“Grigor salah satu petenis panutan saya saat saya masih di kompetisi junior. Saya betul-betul menyenangi cara dia bermain,” aku Shapovalov.

“Dia menaklukkan saya sejumlah 2x sebelumnya, jadi, rasa-rasanya betul-betul mengagumkan memperoleh kemenangan ini serta itu jadi langkah besar dalam profesi saya.”

Petenis berumur 21 tahun makin dekat untuk tembus posisi 10 besar untuk pertama kali dalam karirnya. Dia akan mendapatkan pencapaian itu bila petenis berkebangsaan Argentina, Diego Schwartzman tidak memenangi gelar Italian Open musim ini serta Schwartzman ialah petenis yang bisa menjadi musuh selanjutnya dari petenis muda Kanada itu di babak empat besar.

Petenis favorit ke-12 akan berasa percaya diri sesudah performa penuh kegigihan menantang petenis favorit ke-15, Dimitrov. Dimitrov memenangi dua perjumpaan mereka sebelumnya, termasuk juga di Rotterdam awal musim ini.

Denis Shapovalov

Kedua petenis menunjukkan keatletisan serta kekuatan menembakkan pukulan yang memikat, hingga membuat mereka diunggulkan banyak fans. Tapi petenis favorit ke-12 dapat dibuktikan tampil bertambah dinamis, termasuk juga mematahkan servis Dimitrov sejumlah 5 kali.

Sesudah kedua petenis masing-masing mengakui kemenangan di dua set pertama, Shapovalov tidak menunjukkan rasa tegang di set ketiga serta terus bermain dengan agresif sampai poin paling akhir. Petenis kidal itu yakin jika dia diuntungkan sesudah meluncur ke perempatfinal nomor ganda, baik di Italian Open atau US Open bersama-sama Rohan Bopanna.

“Hal tersebut tentunya banyak menolong. Hal tersebut mengembangkan permainan net saya dan sebenarnya, saya berpasangan dengan salah satunya petenis paling baik (untuk nomor ganda) di turnamen,” ujar Shapovalov.

“Bukan cuma petenis yang mempesona, tapi dia mentor yang baik dan benar-benar kawan dekat saya. Rohan menolong saya untuk banyak berkembang, baik di nomor tunggal atau nomor ganda.”