Nadal Berikan Pesan Menyentuh Setelah Akhir Musim 2020

Berita Tenis – Musim 2020 tentunya sudah jadi musim yang melawan. Wabah membuat seluruh orang meleng, tapi kita harus tetap mengucapkan syukur untuk semua yang bisa kita cicipi, seperti Rafael Nadal.

Nadal Ikut Sedih Dengan Kondisi Wabah Di Dunia

Nadal Lapangan

Seperti seluruh orang di seluruh dunia, petenis berkebangsaan Spanyol bersedih atas tingkat keparahan dari virus membahayakan yang hingga saat ini masih menghantui, tapi dia masih mengharap seluruh orang dapat melaluinya.

Petenis berumur 34 tahun musim ini nikmati musim yang cukup memikat, tapi alami kekesalan yang klimaks. Sesaat sesudah tersisih dari ATP Finals musim 2020, dia bicara ke medium dengan sampaikan duka cita dan rasa terima kasih sekalian merefleksi seluruh kejadian yang berlangsung musim ini.

“Musim yang paling melawan. Musim yang memilukan untuk seluruh orang. Saya pengin mengucapkan terima kasih ke beberapa orang yang ada di sekitar saya dan tetap sehat. Tapi dunia ini masih menanggung derita dan salah satu hal yang dapat kita kerjakan ialah usaha untuk menang menantang virus itu. Semoga, musim 2021 bisa menjadi musim kemenangan,” tutur Nadal yang akhiri musim 2020 dengan tampil di ATP Finals.

Penjuru dunia harus terpaksa mengaplikasikan lockdown sepanjang bulan April dan perpanjang hal itu sepanjang beberapa waktu bergantung dari imbas yang berlangsung di tiap negara. Tiada pengecualian, dunia tenis juga harus terpaksa vakum sepanjang beberapa waktu untuk menghindar penebaran virus membahayakan itu.

Petenis rangking 2 dunia nikmati keberhasilan di paruh ke-2 musim 2020 walau dia melepaskan US Open yang dia juarai musim kemarin. Dia menjaga dominasinya di French Open dan menggulingkan seluruh petenis yang menghadanginya untuk memenangi gelar French Open untuk kali ke-13.

Tetapi, dua gelar yang dia kantongi pada musim 2020 ialah jumlah gelar sedikitnya yang dia menangi pada sebuah musim semenjak musim 2005. Musim ini dia jadi juara di Mexican Open, Acapulco dan French Open.

Petenis yang sudah kantongi 20 gelar Grand Slam akhiri musim 2020 dengan 27-2 dan mencatat 11-1 di Grand Slam dengan salah satu kekalahan di Grand Slam berlangsung saat dia hadapi Dominic Thiem di perempat-final Australian Open.

Kekesalan Nadal Hadapi Rintangan Kompetisi Hard Court Indoor

Beberapa fans tenis sudah menyaksikan petenis berkebangsaan Spanyol selaku kompetitor kuat sepanjang bermusim-musim. Hingga saat ini dia sudah kantongi 86 gelar, tapi ada satu kekesalan yang ia alami saat dia tidak mampu hadapi rintangan di kompetisi hard-court dalam ruang.

Gelar kompetisi hard-court dalam ruang yang hingga saat ini masih lenyap dari almari trofinya ialah gelar ATP Finals dan Paris Masters.

Nadal terlihat kerepotan berlaga di kompetisi hard-court dalam ruang. Tapi dia sudah memenangi sebagian besar kompetisi, kecuali ke-2 kompetisi itu.