Persiapan Ashleigh Barty Sebelum Australian Open 2021

Berita Tenis – Sesudah interval lumayan lama dari dunia tenis sebab kehawatiran akan wabah COVID-19 yang demikian mengglobal, petenis rangking 1 dunia, Ashleigh Barty kembali pada lapangan.

Persiapan Matang Australian Open 2021

Ashleigh Barty

Petenis berkebangsaan Australia sudah kembali pada lapangan dengan semangat yang sudah diperbarui serta membidik kesukesan di Australian Open musim 2021.

Petenis rangking 1 dunia yang melepaskan French Open musim ini karena kecemasan akan wabah, sudah tergabung kembali lagi dengan pelatihnya, Craig Tyzzer yang ketahan di Victoria sesudah faksi pemerintahan Australia tutup seluruh tepian di antara negara sisi sesudah bertambahnya masalah karena COVID-19.

Sesudah kantongi 8 gelar kompetisi WTA nomor tunggal, terhitung jadi juara di French Open musim kemarin, petenis berkebangsaan Australia akan membidik gelar Grand Slam ke-2 dalam profesinya di Australian Open.

Petenis berumur 24 tahun yang mundur dari US Open musim ini, tidak bersaing di kompetisi semenjak Februari lalu saat dia kalah atas petenis berkebangsaan Ceko, Petra Kvitova di semi-final Qatar Open, Doha.

Tetapi, dia mengharap dia dapat tampil kembali bersaing on time untuk Grand Slam yang diadakan di tempat tinggalnya sendiri.

Mengutarakan bagaimana dia berencana untuk kembali lagi membuat permainannya sesudah wabah COVID-19, Barty mengatakan, “Untuk saya, itu ialah kelanjutan dari apa yang sudah kami lakukan dalam 2 musim paling akhir.”

Covid-19 Membuat Para Petenis Vakum Sementara

Bagikan kisah hidupnya berkaitan wabah, Barty menambah, “COVID-19 sudah jadi tamparan besar untuk kita untuk pikirkan kembali lagi pemikiran kita serta pikirkan mengenai beberapa hal yang betul-betul penting untuk kita dengan individu.”

“Sisi yang sangat melawan dari dunia tenis ialah kami belum pernah ada di dalam rumah lebih dari 2 atau 3 minggu pada sebuah waktu. Jadi sebetulnya, dapat ada di dalam rumah sepanjang 2 atau 3 bulan untuk lewat interval yang dipaksanya semoga menjadi karunia.”

Vakum dari dunia tenis sepanjang beberapa saat, petenis rangking 1 dunia hadapi rintangan untuk kembali lagi mendapati irama permainan yang sudah dia punya awalnya.

Dia mengatakan jika sepanjang menyisih dari dunia tenis, dia repot menyemangati liga Australia dengan memberikan dukungan Richmond Tigers, dia bahkan juga berusaha untuk bermain golf. Dia terjebak dengan sesion latihan di pantai yang dipantau satu diantara legenda tenis, Patrick Rafter.