Pihak US Open Dikecam Guido Pella

Berita Tenis Terbaru – Petenis berkebangsaan Argentina, Guido Pella mengatakan jika masih ada pertanyaan yang tidak terjawab mengenai prosedur COVID-19 di US Open sesudah dia mengomentari penanganan masalah positif Benoit Paire.

Petenis rangking 36 dunia, Pella mendakwa pihak pelaksana mempunyai standard ganda dengan membolehkan beberapa petenis yang berkontak langsung dengan Paire masih dapat bersaing sesudah menandatangani surat pernyataan baru.

Pella serta Hugo Dellien dikeluarkan dari Cincinnati Open (Western & Southern Open) minggu kemarin sesudah pelatih mereka positif COVID-19, walau ke-2 petenis memperoleh hasil tes negatif. Waktu itu mereka tidak diberi peluang untuk tanda-tangani surat pernyataan yang dapat membuat mereka masih ada di kompetisi semasa mereka mematuhi ketentuan yang ketat.

Guido Pella Merasa Dibedakan Dengan Petenis Lain

Petenis Guido Pella

Pada beberapa wartawan sesudah kekalahan di set pertama dari Jeffrey Wolf, Pella mengatakan kemarahannya mengenai bagaimana dia serta Dellien diperlakukan.

“Saya ingin tahu, mengapa mereka melakukan pada kami serta berbeda dengan beberapa petenis Perancis,” seru Pella.

“Saya cuma ingin mengetahui mengapa mereka melakukan pada kami serta mereka tidak memberi info apapun pada kami. Saya geram pada mereka sebab hal tersebut, lantaran mereka mengganti ketentuan ketika Benoit positif. Jadi, saya ingin tahu mengapa.”

“Saya cuma ingin memperoleh jawaban, sebab siapa saja pada kondisi seperti saya akan minta hal sama. Ini telah 15 atau 16 hari dan saya belum juga memperoleh jawaban apapun.”

Rasa frustasi yang dirasa ke-2 petenis Amerika Selatan itu ialah jika mereka yakin semasa mereka tidak menggunakan kamar yang sama dengan seorang yang positif COVID-19, mereka tidak dikeluarkan dari kompetisi, satu hal yang didukung Novak Djokovic serta Diego Schwartzman yang mengatakan jika beberapa petenis diberitakan mengenai hal tersebut dalam pertemuan lewat zoom.

Disamping itu, semasa karantina Pella diuji sekitar 9x serta semua hasilnya memperlihatkan negatif. Walau dia mengaku jika dia berkontak langsung dengan pelatihnya yang membuat mereka memutuskan untuk menempatkannya dalam karantina. Dia serta pemain tenis dunia Dellien pada akhirnya dibolehkan untuk berlatih di atas lapangan yang memiliki jarak 35 menit dari hotelnya.

“Kami tidak mempunyai apapun. Itu dua minggu yang berat sebab kami tidak memperoleh apapun dari mereka, kami tidak memperoleh jawaban apapun. Ya, kami berlatih, tapi pada keadaan yang mengerikan dengan pihak keamanan selama 24 jam tanpa ada meninggalkan kamar,” tutur Pella.

Terlihat jelas merasa bingung dengan bagaimana dia diperlakukan, Pella mengatakan jika dia masih mencari jawaban mengenai mengatasi situasinya.

“Pikirkan bila anda digembok selama dua minggu dan pada masalah Benoit, sehari sesudah dia menjalani tes ke-2, 11 petenis yang terlibat serta berkontak langsung dengan Benoit ditetapkan ‘Baiklah, anda akan ada di gelembung dalam sebuah gelembung serta anda akan dibolehkan untuk berlatih dan berlaga di kejuaraan tenis dunia US Open’,” ujar Pella.

“Pikirkan bagaimana perasaan anda bila hal tersebut berlangsung kepada anda. Saya berharap dalam beberapa waktu atau minggu ke depan, seorang akan memberi saya jawaban mengenai hal tersebut, tapi saya tidak percaya.”

Dellien kalah di set pertama dari Marton Fucsovics.